Kasoami : Makanan Lokal dari Desa Pemana dan Koja Doi di Kabupaten Sikka

 Kasoami : Makanan Lokal dari Desa Pemana dan Koja Doi di Kabupaten Sikka

Kasoami merupakan salah satu makanan khas lokal/makanan tradisional dari suku Buton. Kasoami biasanya di konsumsi untuk makanan sehari-hari oleh masyarakat Desa Pemana dan Desa Koja doi.

Bahan dasar pengelolahan Kasoami sendiri terbuat dari Ubi kayu. Cara pembuatannya yaitu ubi kayu di kupas bersih lalu di parut. Kemudian ubi kayu yang sudah di parut menggunakan parutan tradisional atau dengan secara modern menggunakan parutan mesin, selanjutnya di masukkan ke dalam kain/karung bersih, setelah itu di peras dengan menggunakan papan pejepit alat tradisional yang di mana daerah setempat/suku Buton sebut opi'a dan secara modernya menggunakan dongkrak, jika sudah kering maka ubi kayu tersebut akan di oleh dengan uap panas menggunakan alat cetak khusus pembuatan Kasoami. Kasoami biasanya di sajikan dengan ikan asin, ikan parende (masak) atau ikan bakar.

Kasoami masih konsumsi oleh masyarakat Desa Pemana dan Koja Doi sampai sekarang. Masyarakat setempat membuatnya bukan hanya sekedar di konsumsi sendiri akan tetapi masyarakat setempat membuatnya untuk di jual

Ada tiga jenis Kasoami, yaitu yang pertama kasoami Putih/kuning yang di mana kasoami putih/kuning ini adalah ubi kayu yang kasih segar dan langsung di olah, kedua yaitu kasoami Hitam (hugu-hugu) adalah Kasoami yang ubi kayu sudah di berisihkan lalu di jemur beberapa hari di panas matahari sampai kering dan hitam cara pengelolahanya di fermentasi dulu baru di olah, dan yang ketiga adalah Kasoami Tombole, kasoami tombole ini ubi kayu yang langsung di parut dan di campur dengan kelapa atau gula merah lalu di geprek menggunakan papan. Ketiga jenis Kasoami ini sama cara pembuatannya hanya beda di cara pengelolahanya saja.

Comments

Post a Comment